Minggu, 28 Oktober 2012

Pelajaran Matematika SMA/SMK (Ukuran Pemusatan Data)


Ukuran Pemusatan Data

Penghitungan rata-rata melibatkan seluruh observasi yang terdapat di dalam data.
Mean = (jumlah nilai data)/(banyaknya data)
  1. RATA-RATA
x å(fi.xi)
          x
 
xi= titik tengah kelas ke i
fi=½(batas bawah + batas atas)
åf = n= frekuensi kelas ke i = jumlah seluruh data
1.Rata-rata tengah
Rata-rata tengah adalah rata-rata dari observasi yang terletak di antara kuartil 1 dan kuartil 3 tidak termasuk kuartil 1 dan kuartil 3 tersebut.
Rumus:
x å(fi.xi)
          x
 
xi= titik tengah kelas ke i
fi=½(batas bawah + batas atas)
åf = n= frekuensi kelas ke i = jumlah seluruh data

2.RATA-RATA SEMENTARA
Rumus:
xa = xo + å (fi.ui)/n . c
xa=rata-rata sementara
fi= frekuensi kelas ke i
ui= simpangan kelas ke i terhadap    kelas rata-rata sementara
n= banyaknya data
c= interval kelas ,panjang kelas, lebar kelas, tepi atas-tepi bawah
Median adalah observasi yang terletak di tengah setelah data diurutkan dari nilai observasi terkecil menuju terbesar atau sebaliknya. Median ini membantu mengatasi masalah harga ekstrim pada rata-rata, karena median tidak terpengaruh oleh harga ekstrim.
Bila ukuran data agak besar, penentuan median dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1.      mengurutkan data
2.      menghitung nilai n(banyak observasi)/2
3.      n/2 membesar ke k (n/2  –>  k)
(aturan tambahan, jika n/2 = m ½ dan m ¾ maka k = m+1
dan jika n/2 = m  atau m 1/3 maka k = m + ½ )
4.      median adalah observasi ke-k dari terkecil atau dari terbesar
Rumus:
Median = L2 + 1/2n - (åf)2 . c
                               f
 med 
L2= tepi bawah kelas    median
(
åf)2= jumlah frekuensi kelas    yang lebih rendah dari    kelas median, frekuensi kelas median,banyaknya data
f med= interval kelas
n
c
Modus adalah harga yang muncul dengan frekuensi paling banyak. Suatu data bisa memiliki hanya satu modus, atau lebih dari 2 modus, bahkan tidak mempunyai modus atau dapat dikatan semua observasi adalah modus.
Oleh karena itu, nilai modus jarang digunakan dalam  menentukan pemusatan data.
Rumus:
Modus = Lo + D1/(D1+D2)
Lo= tepi bawah kelas modus
D1= kelebihan frekuensi kelas    modus terhadap frekuensi    kelas yang lebih rendah
D2= kelebihan frekuensi kolas    modus terhadap frekuensi    kelas yang lebih tinggi
c= interval kelas







Tidak ada komentar:

Jika anda ingin Copy artikel ini,saya perbolehkan tapi harap tinggalkan Komentar + Like + Bagikan dan letakan SUMBERnya...ok